Langsung ke konten utama

EKONOMI



  A.  Dasar-dasar Ilmu Ekonomi
Pengertian Ekonomi
      Apa yang dimaksud dengan ilmu ekonomi? Paul Samuelson, seorang pakar ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology, menjabarkn pendapatnya tentang ilmu ekonomi.
a.      Ilmu ekonomi atau ekonomi politik (Political economy) yaitu studi tentang kegiatan dengan atua tanpa uang mencakup transaksi pertukaran antarmanusia.
b.      Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara manusia menentukan pilihan yang tepat untuk memanfaatkan sumber daya produktif (tanah,tenaga kerja, barang modal, dan pengetahuan teknik) yang bersifat langka dan berjumlah terbatas untuk menghasilkan barang serta mendistribusikan kepada anggota masyarakat untuk dikonsumsi.
c.       Ilmu ekonomi yaitu studi tentang manusia dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.
d.      Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara manusia betingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan konsumsi dan produksi.
e.       Ilmu ekonomi yaitu studi tentang kemakmuran.
f.        Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara-cara memperbaiki masyarakat.
         Pada perkembangannya teori ekonomi tidak terbatas pada definisi, tetapi tujuan dari penerapan ilmu ekonomi. Wonnacott, seorang ekomom Amerika Serikat, memberikan penjelasan tentang tujuan manusia mempelajari ilmu ekonomi. Menurut Wonnacott, tujuan manusia mempelajari ilmu ekonnomi sebagai berikut.
a.      Tingkat pengerjaan tinggi yang membantu mengatasi masalah ketenagakerjaan, pengangguran, tingkat upah, kesempatan kerja, dan hubungan kerja.
b.      Stabilitas harga menyangkut upaya pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah tingkat harga dan inflasi sehingga tidak merugikan masyarakat dan negara.
c.       Distribusi pendapatan secara adil diupayakan pemerintah dan masyarakat dalam rangka mencapai tingkat kesejahteraan hidup.
d.      Pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada penyelenggaraan pembangunan secara adil dan merata.              

1.   Pembagian Ilmu Ekonomi
  
Menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hagues, penulis buku A Textbook of Economic Theory (1980), pembagian ilmu ekonomi mencakup ilmu ekonomi deskriptif, ilmu ekonomi teori, dan ilmu ekonomi terapan.
A.  Masalah Ekonomi
1.   Kelangkaan dan Cara Mengatasinya
a.      Pengertian Kelangkaan
         Kelangkaan merupakan inti masalah yang harus diatasi masyarakat. Inti masalah ekonomi ketidakseimbangan antara kebutuhan yang tidak terbatas  dan alat pemuas kebutuhan terbatas. Kelangkaan dapat dipandang sebagai masalah ekonomi.
Masalah kelangkaan disebabkan faktor-faktor berikut.
1). Keterbatasan Sumber Daya
2). Perbedaan Letak Geografis
3). Ketidakseimbangan Pertumbuhan Penduduk
4). Kemampuan Produksi yang Rendah
5). Perkembangan Teknologi yang Lambat
6). Terjadinya Bencana Alam
 
b.     Cara Mengatasi Kelangkaan
1)    Memanfaatkan  Sumber Daya Secara Bijak
2)    Membuat Skala Prioritas Kebutuhan
3)    Menemukan Sumber Daya Alternatif
4)    Mengelola Keuangan Secara Efisien
2.   Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan
a.      Kebutuhan dan Macamnya
Pada prinsipnya, kebutuhan hidup dapat dikelompokkan sebagai berikut.
1). Kebutuhan Menurut Intensitas Kegunaan
2). Kebutuhan Menurut Bentuk Dan Sifatnya
3). Kebutuhan Menurut Subjek yang Membutuhkan
4). Kebutuhan Menurut Waktu
         b. Alat Pemuas Kebutuhan
                 1). Alat Pemenuhan Kebutuhan Berdasarkan Ketersediaannya
                 2). Barang Berdasarkan Tujuan Penggunaan
                 3). Barang Berdasarkan Proses Produksi
                 4). Barang Menurut Hubungan dengan Barang Lain
         c. Pilihan dsn Skala Prioritas
            Ilmu ekonomi mempelajari tentang pilihan. Setiap hari anda akan menghadapi berbagai pilihan yang akan diambil untuk memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang tak terbatas.

3.   Prinsip dan Motif Ekonomi
a.      Prinsip Ekonomi
     Prinsip ekonomi dibagi menjadi tiga, yaitu:
1). Prinsip Ekonomi Produsen
2). Prinsip Ekonoi Konsumen
3). Prinsip Ekonomi Distributor
          b.  Motif Ekonomi
                     Motif ekonomi dibagi menjadi empat, yaitu:
                 1). Motif Ekonomi Prudusen
                 2). Motif Ekonomi Konsumen
                 3). Motif Ekonomi Distributor
                 4). Biaya Peluang (Opportunity Cost)


BEkonomi Syariah




1. Pengertian Ekonomi Syariah
               Ekonomi Syariah disebut juga ekonomi islam. Ilmu ekonomi syariah adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah ekonomi rakyat berdasarkan nila-nilai islam. Ekonomi syariah dapat juga diartikan sebagai ilmu yang mempelajari  perilaku ekonomi manusia berdasarkan syariat islam dan keimanan. Hampir tidak ada perbedaan antara ilmu ekonomi islam dan ilmu ekonomi modern. Jika ada, perberdaan itu terletak pada sifat dan volumenya.

2.Tujuan Ekonomi Syariah
               Perkembangan ilmu ekonomi islam diarahkan untuk mewujudkan suatu tujuan yang memang tidak dpat dicapai atau dikembangkan oleh ilmu ekonomi konvensional. Tujuan ekonomi islam adalah Al-Falah. Al-Falah yaitu kesuksesan yang hakiki berupa tercapainya kebahagiaan dalam segi material dan spiritual serta tercapainya kesejahteraan di dunia dan akhirat. Suatu kesuksesan dalam aspek materil kurang bermakna jika mengakibatkan kerusakan dalam aspek kemanusiaan lainnya  seperti persaudaraan dan moralitas.

3. Prinsip Ekonomi Syariah
       Landasan ekonomi syariah ialah nila-nilai islam yang bersumber dari al-quran, sunah, jima, dan ijtihad at qiyas. Tujuannya guna mencapai ‘’Falah’’ yaitu mencapai kesejahteraan bagi rakyat. Prinsip-prinsip dasar ekonomi islam menurut Yusuf Qardhawi (2004) sebagai berikut;
a.      Prinsip tauhid
     Tauhid adalah fondasi keimanan islam. Ini bermakna bahwa segala di alam semesta ini dibentuk dan diciptakan dengan sengaja oleh Allah Swt, bukan kebetulan, dan semuannya pasti memiliki tujuan. Tujuan inilah yang memberikan signifikansi dan amkna pada eksistensi jagat raya, termasuk manusia yang menjadi salah satu penghuni didalamnya.
b.     Prinsip Khalifah
    Manusia adalah khalifah Allah Swt, di muka bumi ini. Ia dibekali dengan perangkat baik jasmani maupun rohani untuk dapat berperan secara efektif sebagai  khalifah-Nya. Implikasi prinsip ini antara lain persaudaraan universal (tidak membedakan suku,agama, ras,dan  golongan), sumber daya adalah amanah, gaya hidup sederhana, dan kebebasan manusia.
c.      Prinsip Keadilan
   Keadilan adalah salah satu misi utama ajaran islam. Implikasi prinsip ini antara lainpemenuhn kebutuhan pokok manusia, sumber-sumber pendapatan yang halal dan tayyib,distribusi pendapatan dan kekayaan yang merata, serta pertumbuhan dan stabilitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MULOK KELAS X ( BAHASA DAYAK NGAJU)

Mapel : Mulok Kelas    : X Ipa 6 BAHASA DAYAK NGAJU Bahasa Dayak Ngaju, adalah bahasa yang dipergunakan oleh beberapa suku di Kalimantan Tengah, beberapa suku tersebut seperti   Katingan, Kapuas, Mengkatif, dan Bakumpai. Pada dasrnya menggunakan bahasa yang sama, tetapi kemungkinan karena perbedaan tempat dan telah terjadi perubahan untuk beberapa perbendaharaan kata akibat pengaruh bahasa-bahasa lain disekitarnya, dan terutama terdapat perbedaan dialek. Untuk beberapa perbedaan dialek seperti pemakaian ‘u’ dan ‘o’ cukup jelas terlihat. Contoh Mihop/mihip= minum Tiruh/tiroh= tidur Bilangan ·          Ije = Satu ·          Due = Dua ·          Tilu = Telu ·          Epat = Empat ·          Lime = Lima ·      ...

PENJASKES KELAS X

Mapel   : Penjaskes Kelas    : X Ipa 6 PERMAINAN BOLA BESAR DAN KECIL A.Permainan Bola Besar 1. Variasi Keterampilan Gerak dalam Permainan Sepak   Bola    Berikut beberapa variasi teknik dalam permainan sepk bola: a.     Variasi mengumpam bola b.     Variasi menghentikan/mengontrol bola c.     Variasi menggiringi bola d.    Variasi menembak bola ke gawang e.     Kombinasi keterampilan Gerak Permainan Sepak Bola f.     Bermain sepak bola dengan peraturan yang dimodifikasi     Berikut variasi 2. Variasi Keterampilan Gerak dalam Permaina Bola Voli           Berikut variasi gerak spesifik dalam permainan bola voli: a.     Passing (Umpan) b.     Servis c.     Smash/Spike d.    Kombinasi keterampilan gerak permainan bola ...

MATEMATIKA MINAT KELAS X

Eksponensial                      1. Eksponensial Eksponensial atau perpangkatan dinyatakan dalam bentuk  , dimana a merupakan bilangan pokok atau basis dan n merupakan bilangan eksponensial, dimana   . Lebih lanjut, dapat dinyatakan sebagai berikut: Dari bentuk dasar di atas, maka berlaku beberapa sifat diantaranya adalah. A. Sifat-sifat Eksponensial. Penjelesan: Sehingga diperoleh persamaan: Dari uraian di atas maka terbukti bahwa :  Contoh: Sederhanakanlah: Penyelesaian: Sifat Eksponensial Berikutnya : Penjelasan: Sehingga diperoleh: Dari uraian di atas maka terbukti bahwa  Contoh: Sederhanakanlah: Penyelesaian: Sifat Eksponensial Berikutnya : Penjelasan Dengan menggunakan sifat ( a ) maka diperoleh: m  sebanyak  n  kali, sehingga pangkatnya menjadi   Sehingga terbukti bahwa:  Contoh: S...